Mari Bermimpi….

1 Comment

“It is a terrible thing to see and have no vision.”

Helen Keller

Quote tersebut sangat menginspirasi dan bermakna bagi saya karena kata-kata membangun kita untuk bisa melihat ke depan, memiliki cita-cita, dan target. Kita tahu bahwa Helen Keller sendiri memiliki kekurangan pada penglihatan dan pendengarannya tetapi dia bekerja keras untuk belajar dan hasilnya pun sangat mengagumkan, dia mendapat gelar Bachelor of Art dari Radcliffe College dengan predikat magna cum laude. Tentu saja kita jangan mau kalah dengan beliau untuk meraih apa yang kita inginkan.

Saya mendapatkan sebuah video menarik yang diputar di kelas creativity and innovation. Video dari perusahaan NTT Docomo,  perusahan Teknologi yang berasal dari Jepang , bercerita tentang mimpi mereka untuk 10 tahun  mendatang.

Docomo boleh dibilang cukup berani karena dia yakin dapat menciptakan sebuah teknologi mutakhir dalam waktu 10 tahun mendatang. Teknologi tersebut akan menarik sekali jika bisa terwujud. Teknologi tersebut memberikan experience baru dalam berkomunikasi. Contoh yang ditampilkan adalah dalam hal bahasa, kita akan bisa berkomunikasi dengan mudah ke setiap orang di belahan dunia manapun tanpa harus kesulitan berbahasa karena bahasa kita akan diterjemahkan oleh teknologi tersebut ke bahasa lawan bicara kita. Juga, yang menarik adalah media teleconference yang real time dan menggunakan hologram yang seakan-akan peserta conference tersebut berada langsung bersama di satu ruangan.

Well, kita bisa belajar dari Docomo untuk jangan takut untuk bermimpi dan memiliki visi. Tetapi mimpi saja tidak cukup, kita harus bangun dan bekerja keras untuk mewujudkannya. 

Advertisements

Design Thinking

1 Comment

Hari senin tgl 21 maret 2011 yang lalu kelas Creativity and Innovation kedatangan seorang dosen tamu yang bernama Adi Panuntun. Dia adalah CEO dari PT. Sembilan Matahari dan sutradara dari film Cin(t)a.Di kuliah tersebut dia menyampaikan tentang Design Thinking.

 

Apakah Design Thinking itu???

 

Kita bahas lawan katanya design thinking dulu ya, yaitu analytical thinking yang merupakan proses untuk menemukan sebuah fungsi, aplikasi, dan proses. Metode analytical thinking ini biasa digunakan oleh para enginer. Lalu, di metode design thinking lebih ke proses kreatif, rasionalitas, dan empathy. Sehingga ada pengaruh emosi dan sisi humanity di dalamnya.

 

Proses dalam melakukan design thinking diantaranya adalah:

1. Observe

Di tahap awal dimulai dengan pencarian masalah apa yang akan dibenahi. Lalu juga bisa dilihat siapakah target dari proyek ini, apa kebutuhannya dan apa poin-poin akhir yg ingin dicapai.

2. Synthesize

Mulai mem-break down apa saja penyebab dari masalah tersebut baik berdasarkan emosional dan non-emosinal.

3. Brainstorm

Di proses ini segala ide ditampung tidak ada penilaian salah atau benar.

4. Vote

Lalu  mulai memilih salah ide yang bedasarkan desirable (Human Interest), viability (Economy, Business), and feasibility (Supporting Technology)

5. Prototype

Membuat sebauh model awal dan menganalisa kekurangan sehingga bisa diperbaiki. Akhirnya barang tersebut siap untuk diluncurkan.

6. Story Tell

Tahap akhir adalah mengumumkan, men-share hal tersebut agar publik tahu dan tertarik akan produk kita.

Setelah dari proses kita akan beralih ke strategy dan bagaiman strategi tersebut dalam 10 tahun mendatang jika dibandingkan dengan traditional business strategy.

Traditional business strategy: merupakan strategi yang berbasis data quantitaif. Berdasarkan rational, objective, dan planning tertentu. Sehingga persiapan yang matang dan data-data numeric yang mendukung memengaruhi dari sukses nya bisinis tersebut.

Innovation and design strategy: memiliki pendekatan ke human interest. Lebih menitik beratkan kepada subjek dan metode yang digunakan adalah social constructed apa yang sedang terjadi di masyarakat apabila pemenuhan tersebut belum berhasil maka dilakaukan pembenahan terus menerus.

Untuk kedepannya alangkah baiknya menggunakan kombinasi kedua strategi ini. Pendekatan quantitative memang baik dilakukan untuk memperhitungkan resiko-resjiko dan projection mendatang. Tetapi jangan membuat hal itu menjadi sangat kaku karena ada factor lain yaitu humanity yang perubahaannya sangat sulit untuk diperdiksi. Saat ini sudah banyak perushaan yang mengubah orientasi nya menjadi customer focus dibandingkan dengan product focus. Sehingga membuat seusatu berdasarkan what people needs.

 

 

Apel dan Spidol hmmmm???

Leave a comment

Apel adalah sebuah buah yang memiliki vitamin yang memiliki khasiat yang baik untuk tubuh. Kalo Spidol adalah alat tulis. Trus kenapa? Jawabannya tidak ada apa-apa, tidak ada yang salah dari kedua benda tersebut. Trus hubungannya apa? Hubungannya hmmmm?????

Jadi di post kali ini saya akan membahas tentang apa hubungannya apel dan spidol. Gimana caranya kita lakukan dengan melakukan Design Thinking.

Apel memiiki kandungan (per 100gram) yang diantaranya adalah Kalori 58 kalori; Hidrat arang 14,9 gram; Lemak 0,4 gram; Protein 0,3 gram; Kalsium 6 mg; Fosfor 10 mg; Besi 0,3 mg; Vitamin A 90 SI; Vitamin B1 0,04 mg; Vitamin C 5 mg  dan Air 84 %

Spidol yang dalam berbagai warna dapat menunjang pekerjaan sebagai alat tulis. Seperti digunakan oleh siswa untuk membuat catatan, tugas, atau gambar. Jadi, apel adalah benda untuk pemenuhan nutrisi manusia dan spidol sebagai penunjang untuk bekerja.

Lalu hubungan kedua benda itu seperti ini. Manusia selalu berfikir untuk membuat sebuah ide. Dalam proeses tersebut manusia membutuhkan energy, terkadang kita suka kurang waktu untuk membeli makanan atau merasa membuang banyak waktu jika harus ke restoran dan memesan makanan. Buah apel bisa menjadi suatu pemenuhan energi karena apel meningkatkan kadar gula dengan cepat dan rendah. Apel juga termasuk buah yang simple tanpa harus dikupas bisa langsung dimakan. Jadi apel bisa menunda sebentar rasa lapar dan kita bisa melanjutkan pekerjaan kita dengan menggunakan spidol sebagai media untuk menuangkan ide tersebut hingga selesai : )

The Innovation Brings Success

Leave a comment

Apple Inc. is the 1st rank of the FORTUNE magazine March 2011 edition as the most admire company. Why business people admire it for the four straight years? Because the company keep innovate and its products very successful over these years. So, let’s take a look for their innovation and what makes Apple Inc. successful.

 

Innovation on Technology

Now, the entire screens from Apple are using the LED backlight especially for the MacBook and the IMac screen. The LED does not have warm up time so it on instantly and the use less power. It can save 30% energy than standard display. Also, the colour from LED screen more “pop out”, the intensity of colour is higher and brighter

 

The Trackpad on the Mac notebook is different with others trackpad. It has multi-touch technology. You can click, scrool, swipe, and rotate the screen. Now, Apple also has the Magic-Trackpad, it is bigger than the Mac notebook trackpad and it can connect to the Mac desktop or the notebook also via Bluetooth.

 

 

The Trackpad is easily adjusted for what you need, maybe you do not need several gesture for the Trackpad. Just set in the system preference and disable you do not need it.

 

Innovation on Process

On the assembling the products Apple has a term called the Unibody process. This process was used on the MacBook pro aluminium for the first time. Then, it is applied on assembling the MacBook white polycarbonate, MacBook air aluminum unibody, and IMac aluminum unibody.

 

The MacBook used to in the multipart. The problem on the multipart is it adds weight. So the revolution is change it into one part what they call unibody. It becomes lighter and more precession.

 

The process is also environmental friendly because the aluminum unibody is made from single piece of aluminum.  The piece is milled and there is much aluminum pieces. Apple collects the pieces then recycled it to become the unibody again. Here is the video about the design….

 

 

Innovation on Product

The Apple is not only focus on the computer product. In the 2001, Apple released the IPod, which became successful audio music player.  Then in 2007 the Apple emphasized their portfolio with IPhone and Apple TV. What becomes really emerging nowadays is the IPad.

 

The IPad is multi-touch tablet that include newspaper, magazines, eBooks, textbooks, photos, movies, TV shows videos, music, word processing documents, spreadsheets, video games, browsing, and IPhone applications. The IPad is categorized between the smartphone and the notebook. For the first time, I think the product is not really interesting because it is more that a smartphone but is not as good enough as a notebook but Apple found opportunity to get the market. The value what they bring for easiness and simple way to bring all data and entertainment on it is really success and profitable.

 

 

Innovation on business model

The Apple Inc. Business Model for the IPod could be described as bellow:

from succinctstories.wordpress.com

 

 

What the uniqueness from the IPod is we should use the ITunes to put in the songs, it also requires for IPhone and IPad. The ITunes also as the media player, online store for music, video, and application. The purpose of ITunes is to decrease the piracy because you only can put in the songs, video, or application that purchased from ITunes store and what already in the IPod, IPhone, or IPad cannot be copied to other devices or media to avoid the piracy.

 

In its business model, Apple accepts the trading system.  You can trade your old Apple products with the newest version with give some extra money but not the full amount for the newest products. This also shown that Apple care about their customer who always wants update with the technology but they do not want so many electronic junks. So, Apple applied this system that care for the customer and the environment.

There is also uniqueness from Apple about their operating system. Apple does not do licensing for their products, which different with others operating system that give licensing to be used by other companies. The reason is Apple wants to give exclusivity for the customer.  If you using the Apple’s operating system so you have the Apple logo on your casing device : D

 

The lessons that we can get from Apple is when doing the innovation, we should know what value we are going to deliver. Also, do not be afraid to expand your ability because at first Apple only producing computer then it grow to other electronic devices such as IPod, IPhone, Apple TV, and IPad. The last, we have should know the opportunity on the market so we can be the leader on it.

 

That’s all from me. Hope you get the remarkable information : )

 

Source:

http://en.wikipedia.org

http://www.apple.com

 

 

 

The Innovation that You May Look Stylish

Leave a comment

Banyak sekali inovasi-inovasi produk saat ini yang bisa menunjang penampilan dan sesuatu yang harus dimiliki jika mau dibilang up-to-date, trendy, atau gaya. Sebenernya, tanpa barang-barang tersebut kita masih bisa hidup. Buktinya, nenek moyang kita jaman dulu masih bisa bertahan tanpa TV dan sarana hiburan lainnya (hehehehe gak bisa disamain ya)

Berikut ini saya akan membahas beberapa barang yang menurut saya yang setidaknya setiap orang punya entah itu alasannya memang butuh atau biar tetap oke dilihat dan gaya.

Benda pertama tersebut adalah…..

Crocs. Sepatu (atau sandal atau sepatu) ya sudalah Sepatu-sandal  yang berbahan dasar plastik ini digemarai oleh banyak kalangan. Anak kecil, remaja, dewasa, sampai yang usia lanjut menggunakan sepatu-sandal ini.

Sepatu-sandal yang berasal dari Colorado, Amerika ini awal mulanya mengkhususkan untuk digunakan di pantai agar pasir dan air tidak merembes masuk ke dalam. Lambangnya pun bergambar buaya yang mengartikan dipake di darat ok mau basah-basahan ok. Serta, saat dipakai terasa ringan dan lubang-lubang udaranya membuat kaki bisa “bernapas”

Banyak yang beranggapan kalau model Crocs ini merupakan sebuah fashion disaster. karene awal mulanya Crocs hanya mengeluarkan satu model baik untuk pria atau wanita dan anak kecil hingga dewasa. Akhirnya, Crocs mengeluarkan model-model lainnya dan penjualannya pun tetap tinggi.

Sepatu-sandal Crocs ini menjadi sebuah fenomena di Indonesia khususnya Jakarta dan sekitarnya. Setiap Mall di Jakarta pasti ada outlet Crocs. Jika musim diskon tiba… wow para customer rela mengantri seharian yang panjang antriannya hingga lima lantai gedung sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Benda selanjutnya adalah Smart Phone

Kebutuhan masyarakat akan komunikasi memang tinggi. Rasanya susah sekali memisahkan diri dengan telpon gengam tersebut. awal keluarnya telpon gengam hanya berfungsi untuk menelepon dan menerima telepon. Dengan adanya inovasi di teknologi, fungsi dari telepon pun berkembang.

Sekarang dikenal dengan istilah telepon pintar atau smart phone, fungsinya yang tidak hanya untuk menelepon memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi. jika ingin mengirim dan menerima e-mail tidak perlu lagi untuk mengakses komputer. jika ingin memfoto objek, tidak perlu repot-repot membawa kamera. Keperluan untuk browsing, mp3 player, organizer, ada di dalam smart phone tersebut.

Laptop

Laptop, notebook, atau netbook sangat membantu dalam setiap profesi. Gak kebayang dengan perkembagan mobilitas manusia yang tinggi tapi gak ada laptop. mau meeting, kumpul ngerjain tugas harus bawa komputer desktop kemana-mana berat gilaaa… X_X

Portable Music Player

Dari era nya Sony ngeluarin walkman sehingga ngedengirin lagu-lagu favorite bisa kemana aja. sekarang sudah berkembang hingga era digital music atau mp3 player, jadi si player bisa nyimpen banyak lagu berbeda dan ukurannya lebih kecil, handy, dan fitur-fitur si player ini juga berkembang, bisa menyimpan foto, video, dan ada juga yang dilengkapi kamera.


Kreatif dan Inovatif

Leave a comment

Pasti sering banget deh dituntut untuk lebih kreatif trus lebih inovatif.

Sebenernya  apa sih definisi dari kata tersebut.

Menurut saya kreatif adalah sebuah ide, daya nalar, dan hasil yang berbeda atau baru dari yang sudah ada.

Sedangkan inovatif adalah pengembangan sebuah produk atau jasa menjadi sesuatu yang lebih baik  dan lebih advance.

Sometimes, people mixed about it. Jadi langsung dari contoh aja ya….

Tahu Lady Gaga kan?? Cewek yang berasal dari Amerika ini sukses banget dengan karyanya yang gak biasa. Bentuk kreatifitasnya dia gak hanya terlihat dari lagu2nya tapi juga dandan serta bajunya.

Bubble dress

Her Mechanic Dress

 

Origami dress

 

Extraordinary see-trough

 

Meat dress

Bisa dilihat kan penampilan panggungnya sangat kreatif dan mungkin ada yang berangapan itu freak tapi itulah cara dia mengekspersikan kreatifitasnya. Dari baju yang seperti busa sabun, mechanic dress yang bisa bergerak-gerak saat ia kenakan dan bercahaya, dan lain-lain.

Lady GaGa sempat juga “mengingkubasi” dirinya di dalam semacam telur selama tiga hari sebelum Acara Grammy Award 2011. Alasannya untuk mendapatkan inspirasi2 kreatif didalamnya. yaaa, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk mendapatkan ide kreatif.

Untuk benda inovatif saya akan ambil contoh payung.

Payung adalah benda untuk melindungi diri dari panas dan hujan. Sebelum ada payung orang-orang menggunakan daun pisang atau daun palem. Seiring waktu payung juga diinovasi dari payung yang bisa dikenakan di kepala hingga bisa dilipat agar lebih mudah untuk dibawa di dalam tas.

Terkadang kita suka kesulitan jika kita sedang membawa tas, memegang gelas kopi, dan harus memegang payung. Belum lagi muka dan baju kita jadi basah karena kebasahan karen hujan plus angin yang mengguyur. Mr. Kaufman membuat inovasi payung yang berbentuk helm karena pada saat dia berbelanja di  New York di kebasahan karena hujan angin.

Saat saya di Belanda, sebagian masyarakat menggunakan payung bernama Senz. Payung ini sangat inovatif karena payung ini tidak akan terbalik jika angin kencang. Memang di Belanda angin bertiup sangat kencang. Design payung ini mendapatkan award dari TIME Magazine sebagai the most inovatie product in 2007.

Berikut adalah video tentang Senz Umbrella.

Jadi bisa disimpulkan bahwa bila kreatifitas itu sebuah yang baru kalau inovasi adalah pembaruan. Sebenernya hal tersebut saling berkisambungan. Jika ingin melakukan inovasi membutuhkan ide yang kreatif. Membuat suatu pembaruan membutuhkan sesuatu yang baru.